Home » » Internal Link memperkuat Struktur Website

Internal Link memperkuat Struktur Website

SEO Blog, banner linkSEO Blog pada artikel ini akan membahas perihal "Internal Link memperkuat Struktur Website" dalam rangka meningkatkan visibilitas sebuah blog di mata search engine. Banyak website, terutama blog dan toko online hanya mengandalkan fitur related posts yang dibuat secara otomatis untuk membangun internal link. Cara seperti ini tidak cukup bagus untuk membangun struktur website. Oleh karena link-link di related posts dibentuk secara otomatis oleh sistem, sehingga anda tidak punya kuasa untuk menentukan halaman mana yang paling penting di website atau blog anda.

Dengan related posts, semua konten menjadi sama tingkatannya. Tidak ada konten yang dianggap lebih penting, tidak ada konten penunjang. Ini karena satu halaman menghubungkan halaman lain tanpa bobot dan dengan kualitas yang sama. Kalau anda hanya memanfaatkan related posts, berarti sama saja anda cuma mengandalkan backlink untuk menentukan prioritas halaman. Kalah kuat dengan website yang mengandalkan internal dan external. Selain itu, pengunjung juga lebih jarang mengunjungi halaman di related posts daripada internal link yang dibuat secara manual.

Apa yang di maksud dengan internal link ? Internal link adalah sebuah link (anchor text) dari satu halaman menuju ke halaman lain di dalam sebuah blog/website yang sama, dimana isinya masih saling terkait atau berhubungan. Kira-kira tahu kan apa yang dimaksud, jadi dalam sebuah artikel atau postingan blog kita bisa memberikan link yang menuju ke halaman artikel lainnya di dalam blog kita, yang isi bahasan postingan tersebut masih berhubungan (relevan) dengan topik postingan yang sedang dibahas.

Internal link ini pada satu sisi akan meningkatkan visibilitas sebuah blog di mata search engine dan membentuk struktur website yang baik. Dengan adanya internal link ini, maka kita akan menggiring pengunjung untuk membuka halaman-halaman lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan thema bahasan dengan artikel yang sedang dibacanya. Di sisi lain pemakaian internal link dalam sebuah halaman postingan ini akan mampu menurunkan tingginya prosentase bounce-rate (pentalan) blog, dan hal ini akan membuat blog dipandang sebagai blog yang berkualitas oleh search engine.


Struktur website yang baik

Tadi saya sebutkan bahwa salah satu fungsi Internal-link adalah untuk membentuk struktur website. Alasannya karena halaman yang mendapatkan banyak internal link akan dianggap sebagai halaman pokok oleh mesin pencari. Dalam panduan off-page SEO ini saya menjelaskan pentingnya link, internal link juga termasuk di dalamnya.

Berikut ini contoh struktur website yang baik (disederhanakan):

SEO Blog, struktur website


Setiap lingkaran menunjukkan satu halaman website dan garis menunjukkan link. Semakin besar lingkarannya, semakin besar pula otoritas dari halaman tersebut (karena linknya banyak).

Struktur seperti ini bagus karena ditunjukkan jelas konten mana yang utama serta konten-konten mana yang terkait dan mendukung si konten utama tersebut. Berkat ini, pengunjung dan mesin pencari dapat dengan mudah mengeksplorasi situs. Konten utama ini banyak dihubungkan dan menghubungkan konten lain.


Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat internal link :

1. Artikel yang akan di buat intenal link haruslah artikel yang terkait atau berhubungan dengan topik bahasan artikel yang bersangkutan, anda bisa mengukur sendiri tingkat relevansi artikel-artikel yang akan dibuat atau dipasang link. Yang saya tahu dan pernah baca, hal ini akan meningkatkan kekuatan SERP ( Search Engine Result Page).

2. Menggunakan anchor teks yang variatif sesuai dengan halaman yang dituju, hal ini akan memperbanyak pula variasi kata kunci untuk hasil pencarian di search engine. Sebagai contoh link utama adalah "Cara menambahkan internal link", maka dalam hal ini anda bisa buat anchor text link nya dengan kata "Cara membuat internal link yang benar". Atau sesuai dengan kata variatif lainnya yang bisa mendekati kata kunci tersebut.

3. Maksimal gunakan 3 internal link untuk satu halaman postingan atau artikel anda, ingat penggunaan internal link yang berlebihan akan dianggap spam oleh Google, hal ini justru akan menjadi bumerang bagi blog anda, Google sangat tidak menyukai praktek-praktek spam ini, jadi gunakan internal link sewajarnya saja.


Strategi Terbaik Membangun Link Internal SEO

1. Link Kontekstual
Kontekstual link adalah anchor text (backlink) yang tertanam dalam suatu postingan blog/website yang menuju kepada postingan blog/website lainnya, yang mungkin berguna bagi pembaca sebagai rujukan atau penambah daftar dari topic yang sedang anda bahas.

2. Posting Terkait
Merekomendasikan posting terkait dengan menambahkan bagian-bagian tertentu pada setiap posting. Cara ini akan menggiring pengunjung agar dapat mengklik pada postingan lain yang terkait (memiliki kesamaan thema bahasan) ini, dan mempelajari lebih lanjut tentang topik terkait dengan postingan yang sedang dibacanya. Jadi Posting Terkait dapat meningkatkan pengalaman pengguna serta mengurangi tingkat bouncing-rate pada situs web Anda.

3. Kategori
Untuk setiap postingan blog, Anda harus selalu membuat atau menetapkan kategori atau label postingan. Dengan demikian situs Anda akan menjadi lebih baik, terorganisir dan membuatnya mudah untuk dinavigasi oleh pengguna situs (pengunjung blog). Tidak hanya sekedar untuk membantu mesin spider dalam proses indeks situs Anda.

4. Navigasi Breadcrumbs
Navigasi Breadcrumbs adalah cara untuk membantu pengunjung guna mengetahui di mana mereka berada saat ini, jika mereka masuk di sebuah posting atau halaman blog. Jika Anda memiliki situs yang besar, Navigasi Breadcrumb ini sangat direkomendasikan untuk diimplementasikan. Terutama jika Anda memiliki situs eCommerce, penting untuk memilikinya, karena tidak hanya akan meningkatkan pengalaman pengguna, itu juga akan meningkatkan penjualan Anda.

5. Posting Populer
Sebagian besar orang ketika mengunjungi sebuah situs, mereka ingin membaca postingan blog yang paling populer. Anda dapat menampilkannya di sidebar situs blog Anda. Karena banyak orang akan mengunjungi posting populer ini.

6. Sebelumnya atau Berikutnya (pagination)
Kembali atau berikutnya (pagination) , ini adalah pilihan bagi pembaca. Agar halaman blog bisa menunjukkan semua fungsi dalam bentuk kutipan, pengunjung bahkan dapat cepat memilih posting Anda yang mungkin membuat mereka tertarik, disamping menunjukan keramahan halaman pada pengguna.

7. Sitemap
Peta halaman adalah sebuah halaman khusus yang menampilkan semua halaman dan postingan blog, dan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Sebagian besar orang-orang akan mengunjungi sitemap untuk mencari topik yang mereka inginkan. Selain itu Sitemap akan membuat Spider untuk mudah memvisualisasikan struktur situs Anda dan indeks.

8. Permalink
Bila Anda membuat posting atau halaman, sangat disarankan agar Anda menggunakan permalink URL karena itu sangat  baik untuk peringkat SEO.

9. Istilah pencarian Umum
Menunjukkan istilah penelusuran umum atau istilah pencarian terpopuler, juga mendorong pengalaman pengunjung untuk istilah pencarian, karena ketika mereka datang ke situs Anda, sangat mungkin mereka akan tertarik dengan istilah pencarian terpopuler.

10. Link terbatas
Seperti apapun strategi yang Anda terapkan, Anda harus menghitung jumlah internal-link pada suatu halaman. Secara umum, tidak lebih dari 100 link pada satu halaman.

Internal link ini juga sebenarnya merupakan sebuah cara yang efektif untuk mengurangi bounce rate (rasio pentalan) pengunjung yang meng-klik seberapa banyak jumlah halaman posting di dalam blog anda.

2 komentar:

  1. Internal link emang paling mujarab buat naekin pv. Btw Saya suka sama gaya penulisan nya, cerdas :)

    Ditunggu kunbal nya

    Thx u

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas atensi anda ..., pasti saya akan melakukan kunjungan balik

      Delete

Untuk menjaga kredibilitas dan kesehatan blog, kami akan menghapus komentar-komentar yang :
1. Memasang link-link aktif.
2. Terlalu pendek dan tidak sesuai topik bahasan.
3. Menyebabkan terjadinya broken-link
4. Bersifat promosi produk

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS